UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

Laboratorium Teknik Sipil

Laboratorium Teknik Sipil adalah fasilitas yang digunakan untuk melakukan eksperimen, pengujian, dan riset dalam bidang teknik sipil. Bidang ini mencakup berbagai disiplin ilmu yang berhubungan dengan konstruksi dan infrastruktur, seperti struktur bangunan, material, geoteknik, transportasi, serta manajemen konstruksi.

5
Jenis Laboratorium
4
Layanan Booking
100+
Alat Pengujian

Laboratorium Teknik Sipil UMS

Tim profesional yang berdedikasi untuk mendukung kegiatan akademik, penelitian dan pengembangan di bidang teknik sipil

Kepala Laboratorium

Budi Setiawan

Ir. Budi Setiawan, S.T., M.T

Struktur, Komputer & Hidraulika

Lab Struktur & Hidraulika
Agus Riyanto

Ir. Agus Riyanto, M.T

Transportasi, Geomatika & Tanah

Lab Transportasi & Geomatika

Laboran

Bella Titisari

Bella Titisari, S.T

Laboran

Didik Haryono

Didik Haryono, A.Md

Laboran

Fasilitas Unggulan Lab Teknik Sipil

Laboratorium kami dilengkapi dengan peralatan modern yang mendukung penelitian dan pengujian berbagai aspek teknik sipil.

Laboratorium Teknologi Bahan

Pengujian berbagai jenis material konstruksi untuk memastikan kualitas dan kesesuaian dengan standar teknis.

  • Pengujian Kuat Tekan Beton
  • Pengujian Kuat Lentur
  • Pengujian Baja Bahan

Laboratorium Bahan Perkerasan

Pengujian material perkerasan jalan dan aspal untuk mengevaluasi ketahanan, durabilitas, dan properti fisik.

  • Pengujian Ekstraksi
  • Pengujian Density

Laboratorium Geomatika

Peralatan modern untuk pengukuran, pemetaan, dan survei topografi dengan tingkat akurasi tinggi.

  • Pengujian Pemetaan

Laboratorium Mekanika Tanah

Analisis dan pengujian properti tanah untuk dasar perencanaan fondasi dan struktur bawah tanah.

  • Pengujian Sondir
  • Pengujian CBR

Peraturan Umum Keselamatan

Pedoman keselamatan wajib dipatuhi oleh seluruh pengguna laboratorium

A

Peralatan Keselamatan

  • Gunakan Alat Pelindung Diri

  • Alat pemadam Kebakaran

  • Kacamata Keselamatan

  • Pelindung Tangan

B

Penyimpanan

Semua daerah penyimpanan harus ditentukan secara jelas dan dipisahkan dari tempat kerja rutin (sebagai contoh tidak ada penyimpanan di etalase).

C

Pembuangan Limbah

Pembuangan bahan yang digunakan harus dilakukan segera sesuai dengan panduan pembuangan limbah.

D

Operasi

Anggota laboratorium dan peralatan harus terlindung dari suhu, listrik, dan bahaya kimia selama pengoperasian alat.

  • Kontak listrik tidak boleh kelebihan beban

  • Kabel listrik harus disimpan dalam keadaan baik

  • Kabel di lantai harus dilindungi dengan jembatan kabel

E

Praktik Keselamatan Pribadi

  • Merokok TIDAK diijinkan di dalam gedung

  • Tidak ada makanan/minuman yang boleh disimpan/dikonsumsi di laboratorium

  • Cuci tangan sebelum meninggalkan laboratorium

  • Sepatu keselamatan atau minimal sepatu tertutup wajib digunakan